Program “PUSBA Deep Dive” merupakan inisiatif Pusat Bahasa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) sebagai ruang literasi media untuk mengkaji representasi diplomasi dalam budaya populer. Pada edisi kali ini, serial orisinal Netflix The Diplomat dipilih sebagai bahan diskusi, tidak hanya karena nilai hiburannya, tetapi juga karena dinilai mampu menggambarkan dinamika hubungan internasional modern, krisis komunikasi global, serta tarik-menarik kepentingan antarnegara. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum, pelajar, pengajar, hingga praktisi yang ingin mendiskusikan isu-isu sosial dan budaya.
Acara dilaksanakan pada 31 Januari 2026 pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan dibuka oleh Nenden Rikma Dewi, S.S., M.Hum. selaku Master of Ceremony sekaligus moderator. Setelah perkenalan narasumber, sambutan disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Agus Rianto, S.T., M.T., SCBA sebagai Pembina Divisi Pusat Bahasa UNIKOM dan Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya Manusia. Sesi diskusi berlangsung setelah pemaparan materi dan berjalan interaktif hingga acara berakhir.
Diskusi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Andreas Darmayadi, Ph.D., anggota dewan editor jurnal internasional di bidang Hubungan Internasional sekaligus Direktur Kemahasiswaan Universitas Komputer Indonesia, serta Prof. Abigail van Stryker, pengajar Bahasa Inggris tingkat lanjut dan penguji tes IELTS.
Melalui diskusi ini, peserta diajak memahami bahwa diplomasi merupakan cara yang beradab untuk membangun hubungan antarbangsa melalui literasi budaya dan kemampuan berbahasa. Diplomasi tidak hanya menjadi ranah politisi, tetapi juga kompetensi penting di dunia profesional. Keterampilan seperti menjaga ekspresi, menerapkan kesantunan berbahasa, dan membaca pesan tersirat dinilai penting untuk menghadapi berbagai situasi dalam dunia yang semakin terhubung. Dengan memahami diplomasi, seseorang dapat memperjuangkan kepentingan tanpa merusak hubungan.